Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi Kantoran, Seminar Motivasi Pegawai
"When you find yourself on the side of the majority, it's time to PAUSE and reflect." (Mark Twain)
Di dalam seminar motivasi, pasti orang rata-rata alias mayoritas enggan belajar. Sebut saja, malas belajar. Kita hendaknya melakukan yang sebaliknya. Belajar. Berguru. Bermurid.
Jadilah guru dan jadilah murid. Ibaratnya, kita punya orangtua, tapi juga punya anak. Itu sangat menyenangkan. Bisa mengajar dan juga bisa belajar.
Catat ya. Orang yang belajar itu open-minded, awet muda, tidak mudah pikun.
Termasuk, kegiatan menulis. Ketika anda berhasil menangkap seekor kijang, maka ikatlah. Jika tidak, sia-sialah keletihan dan pengorbanan Anda. Menulis itu mengikat ilmu.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Rabu, 31 Agustus 2016
Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi Kantoran, Seminar Motivasi Pegawai
Senin, 29 Agustus 2016
Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Karyawan
Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Karyawan
"Bawalah cinta dalam bekerja!" Dalam sebuah seminar motivasi, itulah seruan saya. Tepatnya, cinta Anda terhadap seseorang.
Ditilik dari sisi kesehatan, tatkala Anda mencintai seseorang, maka inilah hormon-hormon yang mungkin terpicu dan terpacu:
- Testosteron. Selain meningkatkan libido, hormon ini juga meningkatkan gairah hidup. Pun menyehatkan jantung dan otak. Berhubung hormon ini memiliki dampak yang dahsyat, hendaknya berlandaskan cinta yang benar. Jika tidak, niscaya kehancuran akan segera terjadi.
- Adrenalin. Hormon ini membuat orang merasa deg-degan sekaligus membuat orang siap berjuang. Sama seperti testosteron, hendaknya hormon ini berlandaskan cinta yang benar.
- Dopamin dan serotonin. Kedua hormon ini membuat orang feel good, sehingga tetap enjoy ketika bekerja.
Jelaslah sudah, ternyata cinta itu mendahsyatkan dan menyehatkan!
Kamis, 18 Agustus 2016
Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM
Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM
Seminar motivasi atau training motivasi diharapkan menjadi salah satu momentum perubahan bagi banyak orang. Salah satu motivator terbaik dunia adalah Tony Robbins. Alhamdulillah saya pernah mengikuti seminarnya di Australia, bahkan diajaknya naik ke panggung, lalu makan siang bareng. Ya, bersama peserta pilihan lainnya.
Namun, sebuah insiden pernah terjadi di seminar motivasi dari Tony Robbins. Lebih dari 30 orang mengalami luka bakar saat mengikuti seminarnya. Mereka mengalami luka bakar dalam berbagai tingkatan, setelah motivator berusia 50-an tahun itu mengajak hadirin berjalan di atas bara api, sebagai latihan menghadapi rasa takut.
Salah satu peserta, Jacqueline Luxemberg, menerangkan beberapa orang tidak berkonsentrasi penuh saat berjalan di atas bara api, karena mereka sibuk selfie dan meminta orang lain merekam aksinya. Petugas pemadam kebakaran mengatakan korban luka-Luka Langsung dirawat dalam satu unit bus yang terparkir di luar gedung. Sisanya dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans atau dirawat di bagian belakang gedung pertemuan.
Insiden tersebut jarang sekali terjadi di seminar Tony Robbins. Insiden terakhir terjadi pada 2012 di San Jose, California. Semoga berita ini tidak menyurutkan semangat Anda untuk mengikuti seminar atau pelatihan SDM manapun.
Seminar Motivasi bersama BI.
Seminar Motivasi bersama BI.
Senin, 15 Agustus 2016
Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai
Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai
Di Seminar motivasi pendidikan, saya sebagai Motivator Indonesia sering mengajak peserta untuk memiliki mental pemenang. Berusaha berpikir positif. Niscaya akan beruntung.
Alhamdulillah sejak 2010 sampai hari ini, di berbagai kesempatan saya membawakan seminar 7 Keajaiban Rezeki bareng Ary Ginanjar, Syafi’i Antonio, Aa Gym, Sandiaga Uno, Tung Desem Waringin, Bong Chandra, Merry Riana, Nurhayati Subakat (pemilik Wardah), Darnelly Guril (pemilik Arminareka), Heppy Trenggono, Habiburrahman El-Shirazy, Jamil Azzaini, dan lain-lain.
Sebagai pembicara seminar, kesempatan ini merupakan nikmat tersendiri bagi saya. Satu hal yang sering saya bahas di seminar adalah soal mental pemenang. Dalam keseharian, mereka yang bermental pemenang kadang bersikap terbalik. Dan rupa-rupanya ini malah menjadi motivasi sukses bagi mereka. Positif.
Misalnya saja:
- Sakit, tapi masih bisa tersenyum.
- Gagal, tapi masih bisa bahagia.
- Bangkrut, tapi masih bisa bersyukur.
- Miskin, tapi masih mau berbagi.
Memang tidak mudah, tapi bisa!
Kita, orang Indonesia, harus bisa!
Untuk mengundang Ippho Santosa dalam in-house seminar, SMS 0812-704-9090.
Seminar Motivasi bersama BI.
Di Seminar motivasi pendidikan, saya sebagai Motivator Indonesia sering mengajak peserta untuk memiliki mental pemenang. Berusaha berpikir positif. Niscaya akan beruntung.
Alhamdulillah sejak 2010 sampai hari ini, di berbagai kesempatan saya membawakan seminar 7 Keajaiban Rezeki bareng Ary Ginanjar, Syafi’i Antonio, Aa Gym, Sandiaga Uno, Tung Desem Waringin, Bong Chandra, Merry Riana, Nurhayati Subakat (pemilik Wardah), Darnelly Guril (pemilik Arminareka), Heppy Trenggono, Habiburrahman El-Shirazy, Jamil Azzaini, dan lain-lain.
Sebagai pembicara seminar, kesempatan ini merupakan nikmat tersendiri bagi saya. Satu hal yang sering saya bahas di seminar adalah soal mental pemenang. Dalam keseharian, mereka yang bermental pemenang kadang bersikap terbalik. Dan rupa-rupanya ini malah menjadi motivasi sukses bagi mereka. Positif.
Misalnya saja:
- Sakit, tapi masih bisa tersenyum.
- Gagal, tapi masih bisa bahagia.
- Bangkrut, tapi masih bisa bersyukur.
- Miskin, tapi masih mau berbagi.
Memang tidak mudah, tapi bisa!
Kita, orang Indonesia, harus bisa!
Untuk mengundang Ippho Santosa dalam in-house seminar, SMS 0812-704-9090.
Seminar Motivasi bersama BI.
Rabu, 10 Agustus 2016
Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat
Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat
Di seminar motivasi, saya kadang bertanya kepada peserta.
Kapan rezeki datang?
Sebenarnya, yah selalu datang.
Selagi kita masih ada umur.
Rezeki bukan soal gaji atau laba saja. Lebih luar dari itu.
Seminar-Motivasi-Wirausaha-Seminar-Motivasi-Bisnis
Jangankan kita, hewan saja dijamin rezekinya. Jelek-jelek gitu, maling pun dijamin rezekinya. Yah, apalagi kita yang insya Allah orang baik-baik. Terlebih-lebih lagi kalau kita beriman.
Namun ada yang namanya rezeki tidak disangka-sangka. Sesuai namanya, tidak disangka-sangka, tapi datang seketika. Kapan datangnya? Saya pun berusaha mempelajari polanya, karena segala sesuatu ada polanya.
Alhamdulillah, sejak 2010 saya serius menulis tentang rezeki. Mulai buku 7 Keajaiban Rezeki sampai buku Percepatan Rezeki. Ada pula buku Magnet Rezeki. Akhirnya pola itu sedikit-banyak saya temukan.
Hm, apa saja polanya? Begini:
- Setelah kita berserah diri kepada-Nya (tawakal)
- Saat kita berusaha mematuhi perintah-Nya
- Saat kita berusaha menjauhi larangan-Nya
- Saat kita berikhtiar sungguh-sungguh
Itu pola umumnya, yang hampir semua orang sudah mengetahuinya.
Terus, apa pola khususnya? Ternyata banyak.
Saya berjanji akan sharing pola-pola khususnya di channel Telegram. Maka dari itu, ajaklah teman-teman kita untuk install Telegram dan bergabung di channel ipphoright (Telegram).
Klik >> telegram.me/ipphoright
Apalagi kita sama-sama tahu, saat kita sungguh-sungguh berharap orang lain membaik rezekinya, maka Dia Yang Maha Pemurah serta-merta memperbaiki rezeki kita. Dan ingat-ingatlah ini:
- Ingin cerdas, cerdaskan orang lain
- Ingin sukses, sukseskan orang lain
- Ingin doa terkabul, doakan orang lain
- Ingin dibantu Allah, bantu orang lain
- Ingin darah membaik, donor darah ke orang lain
- Dan seterusnya
Inilah kuncinya. Ketika Anda mengajak orang lain bergabung ke channel ini, niatkan sungguh-sungguh agar mereka membaik rezekinya. Istilah saya, berkah berlimpah. Sekali lagi, kuncinya pada kesungguhan niat.
Siap?
Untuk mengundang, klik www.ippho.com
Di seminar motivasi, saya kadang bertanya kepada peserta.
Kapan rezeki datang?
Sebenarnya, yah selalu datang.
Selagi kita masih ada umur.
Rezeki bukan soal gaji atau laba saja. Lebih luar dari itu.
Seminar-Motivasi-Wirausaha-Seminar-Motivasi-Bisnis
Jangankan kita, hewan saja dijamin rezekinya. Jelek-jelek gitu, maling pun dijamin rezekinya. Yah, apalagi kita yang insya Allah orang baik-baik. Terlebih-lebih lagi kalau kita beriman.
Namun ada yang namanya rezeki tidak disangka-sangka. Sesuai namanya, tidak disangka-sangka, tapi datang seketika. Kapan datangnya? Saya pun berusaha mempelajari polanya, karena segala sesuatu ada polanya.
Alhamdulillah, sejak 2010 saya serius menulis tentang rezeki. Mulai buku 7 Keajaiban Rezeki sampai buku Percepatan Rezeki. Ada pula buku Magnet Rezeki. Akhirnya pola itu sedikit-banyak saya temukan.
Hm, apa saja polanya? Begini:
- Setelah kita berserah diri kepada-Nya (tawakal)
- Saat kita berusaha mematuhi perintah-Nya
- Saat kita berusaha menjauhi larangan-Nya
- Saat kita berikhtiar sungguh-sungguh
Itu pola umumnya, yang hampir semua orang sudah mengetahuinya.
Terus, apa pola khususnya? Ternyata banyak.
Saya berjanji akan sharing pola-pola khususnya di channel Telegram. Maka dari itu, ajaklah teman-teman kita untuk install Telegram dan bergabung di channel ipphoright (Telegram).
Klik >> telegram.me/ipphoright
Apalagi kita sama-sama tahu, saat kita sungguh-sungguh berharap orang lain membaik rezekinya, maka Dia Yang Maha Pemurah serta-merta memperbaiki rezeki kita. Dan ingat-ingatlah ini:
- Ingin cerdas, cerdaskan orang lain
- Ingin sukses, sukseskan orang lain
- Ingin doa terkabul, doakan orang lain
- Ingin dibantu Allah, bantu orang lain
- Ingin darah membaik, donor darah ke orang lain
- Dan seterusnya
Inilah kuncinya. Ketika Anda mengajak orang lain bergabung ke channel ini, niatkan sungguh-sungguh agar mereka membaik rezekinya. Istilah saya, berkah berlimpah. Sekali lagi, kuncinya pada kesungguhan niat.
Siap?
Untuk mengundang, klik www.ippho.com
Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi SDM
Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi SDM
Di seminar motivasi kerja atau seminar motivasi diri, kadang saya mengajak semua peserta untuk mempelajari kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam (inner) dan tidak terlihat (invisible).
Niat, visi, persistensi, konsistensi, cinta, kesetiaan, kebahagiaan, keimanan, dan keikhlasan, adalah kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam dan tidak terlihat, namun sangat menentukan apa-apa yang kemudian terlihat. Betul apa betul?
Contoh saja, sewaktu Anda mengamati gedung perkantoran yang megah atau lobi kantor yang mewah, ingatlah itu semua berawal dari visi seseorang. Ini adalah sesuatu yang sifatnya dari dalam dan tak terlihat.
Terus, apa dampaknya bagi kita? Yah, kalau kita ingin mengubahi dan membenahi sesuatu, yah mulailah dari dalam. Demikianlah, semua yang outer dan visible, berasal dari inner dan invisible di mana ini jauh lebih kuat.
Lantas, siapa orang yang dapat membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini? Tidak lain, orang itu adalah pasangan Anda dan mentor Anda.
Sepengalaman saya, dua orang inilah yang benar-benar membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini. Pertanyaan saya, sudahkah Anda memilikinya?
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Di seminar motivasi kerja atau seminar motivasi diri, kadang saya mengajak semua peserta untuk mempelajari kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam (inner) dan tidak terlihat (invisible).
Niat, visi, persistensi, konsistensi, cinta, kesetiaan, kebahagiaan, keimanan, dan keikhlasan, adalah kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam dan tidak terlihat, namun sangat menentukan apa-apa yang kemudian terlihat. Betul apa betul?
Contoh saja, sewaktu Anda mengamati gedung perkantoran yang megah atau lobi kantor yang mewah, ingatlah itu semua berawal dari visi seseorang. Ini adalah sesuatu yang sifatnya dari dalam dan tak terlihat.
Terus, apa dampaknya bagi kita? Yah, kalau kita ingin mengubahi dan membenahi sesuatu, yah mulailah dari dalam. Demikianlah, semua yang outer dan visible, berasal dari inner dan invisible di mana ini jauh lebih kuat.
Lantas, siapa orang yang dapat membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini? Tidak lain, orang itu adalah pasangan Anda dan mentor Anda.
Sepengalaman saya, dua orang inilah yang benar-benar membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini. Pertanyaan saya, sudahkah Anda memilikinya?
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Langganan:
Postingan (Atom)






