Rabu, 07 September 2016

Seminar Motivasi Wirausaha, Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan

Seminar Motivasi Wirausaha, Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan


Berikut ini adalah cara-cara agar kita bisa lebih termotivasi di tempat kerja atau di kantor, di samping mengikuti seminar motivasi dan training motivasi:


1. Warming-Up

Sekiranya Anda ingin bekerja dengan penuh energi, ada baiknya Anda melakukan olah raga kecil di pagi hari. Ya, pemanasan sebelum bekerja. Anda bisa jogging, yoga, atau sekadar menggerak-gerakkan badan. Menurut mayo clinic, menggerakkan badan membuat sistem kardiovaskular lebih efisien sehingga memicu energi sepanjang hari.

Seminar-Motivasi-Wirausaha-Seminar-Motivasi-Kerja-Seminar-Motivasi-Karyawan

2. Friendship

Ahli-ahli karier meyakini, bila berteman baik dengan sesama rekan kerja adalah cara terbaik untuk meningkatkan motivasi kerja. Di kantor, jelas, banyak rekan kerja. Saat Anda menyisihkan waktu untuk makan siang bersama sembari bertukar pikiran, akhirnya Anda beroleh teman baik. Anda pun bisa mengira-ngira latar belakang, masa depan, dan impian mereka. Hal ini dapat menjadi inspirasi, motivasi, dan dasar dalam membuat keputusan.


3. Long-Term Target

Membuat rencana jangka pendek memang penting, namun membuat rencana jangka panjang jauh lebih penting agar Anda tetap dan kian termotivasi. Manusia rata-rata akan lebih termotivasi bila tugas-tugasnya dapat mengantarkan dirinya pada rencana jangka panjang. Perlu juga dicatat, jangan lupa membuat tujuan-tujuan kecil untuk mengukur tingkat keberhasilan.


4. Weekly Meeting

Bila Anda ingin lebih berkembang, maka Anda membutuhkan masukan dari pengawas alias atasan. Sisihkan waktu 15 menit untuk rapat pribadi dengan atasan Anda, lalu minta input dan kritik darinya. Setelah rapat tersebut sangat mungkin Anda lebih termotivasi. Jadwalkanlah kegiatan penting tersebut satu kali minggu.

Seminar-Motivasi-Wirausaha-Seminar-Motivasi-Kerja-Seminar-Motivasi-Karyawan

5. Celebrating

Menurut Simon Reynold penulis Why People Fail, orang sering fokus terhadap hal-hal yang tidak beres. Padahal, tahukah Anda, fokus pada hal-hal negatif dapat mengurangi motivasi? Anda dan tim Anda harus beralih pada area positif. Rayakanlah keberhasilan-keberhasilan kecil, karena ini akan membawa Anda ke zona positif, sehingga menjaga Anda tetap dan kian termotivasi. 



Siap mencoba? Ada baiknya tulisan yang dikutip dari berbagai sumber ini Anda sampaikan kepada tim Anda. Agar mereka bertambah semangat.

Selasa, 06 September 2016

Seminar Motivasi PPT, Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Korporat

Seminar Motivasi PPT, Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Korporat



Di seminar motivasi diri, kadang saya membahas soal pentingnya magang.

Seorang Muhammad muda bisa sukses berbisnis, wasilahnya dari mana? Salah satunya dari magang. Sejarah mencatat, ia magang dan dibimbing oleh pamannya tercinta.

seminar-motivasi-ppt-seminar-motivasi-kerja-seminar-motivasi-korporat

Donald Trump (walaupun sebagian besar orang tidak menyukainya, namun ia terbukti sukses berbisnis) juga menganjurkan dan mengajarkan magang. Apprentice, namanya.

seminar-motivasi-ppt-seminar-motivasi-kerja-seminar-motivasi-korporat

Jack Ma, salah satu orang terkaya di Tiongkok, lagi-lagi menganjurkan dan mengajarkan magang. Selain beroleh ilmu yang detail, kita juga bisa merasakan spirit, dream, dan passion si pengusaha.

seminar-motivasi-ppt-seminar-motivasi-kerja-seminar-motivasi-korporat

Tentu saja, magang lebih menyita waktu namun itu sangat setimpal jika dibanding dengan hasil dan dampak yang akan diperoleh. Apalagi kalau kita magang bersama the best one, yang terbaik, bukan sosok biasa.

Ini berlaku baik dalam bisnis maupun dalam karier. Entah Anda ingin menjadi pengusaha atau karyawan. Dan baiknya, carilah tempat magang yang bisa meningkatkan motivasi kerja.

Anda siap?

Senin, 05 September 2016

Seminar Motivasi Pelajar, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM

Seminar Motivasi Pelajar, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM



Profesi dan posisi guru itu menyenangkan. Setidaknya, membuat Anda awet muda (karena selalu berinteraksi dengan manusia), senantiasa dikenang, dan sarat amal jariyah.


Saya pribadi berusaha menghubungi bahkan menemui guru-guru yang pernah mengajar saya. Karena teramat besar jasa mereka kepada saya. Begitulah, jasa mereka selalu dikenang.


Sebenarnya saya pun seorang guru. Itulah takdir saya. Hanya saja, predikatnya sedikit berbeda. Namanya motivator. Kedengaran lebih keren ya? Hehehe, sama saja.


seminar-motivasi-pelajar-seminar-motivasi-pegawai-seminar-motivasi-sdm

seminar-motivasi-pelajar-seminar-motivasi-pegawai-seminar-motivasi-sdm

Dengan izin Allah, saya pernah berseminar di Tokyo Institute of Technology, Osaka University, KAIST (Korea), Australian National University, Melbourne University, Curtin University, Queensland University, dan Al-Azhar University (Mesir).


Kenapa saya mengajar? Pertama, berinteraksi dengan manusia. Jangan salah, tidak semua profesi berinteraksi intens dengan manusia. Kedua, sarat dengan amal jariyah. Dan masih banyak alasan lainnya.


Sekiranya kita bukan guru, yah nggak apa-apa. Namun tetaplah melibatkan diri dalam kegiatan keilmuan. Misalnya, sebagai donatur di sekolah, donatur di pesantren, peneliti, dan lain-lain. Buat apa? Yah itu tadi, meraih amal jariyah.



Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Kamis, 01 September 2016

Seminar Motivasi Kantoran, Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan

Seminar Motivasi Kantoran, Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan


Sebagai seminar motivasi, saya sering mengingatkan bahwa #KerjaItuIbadah (Work with Worship).

Seminar-Motivasi-Kantoran-Seminar-Motivasi-SDM-Seminar-Motivasi-Perusahaan

Seminar-Motivasi-Kantoran-Seminar-Motivasi-SDM-Seminar-Motivasi-Perusahaan

-  Bukankah dengan bekerja, ia mencukupi dirinya sendiri, sehingga menjaga dirinya dari meminta-minta.
-  Bukankah dengan bekerja, ia mencukupi keluarga inti dan membantu keluarga besar.
-  Bukankah dengan bekerja, ia berusaha menjadi teladan terbaik bagi anak-anaknya.
-  Bukankah dengan bekerja, ia berusaha untuk jujur dan gigih, agar menjadi amal jariyah bagi orangtua dan guru-gurunya.
-  Bukankah dengan bekerja, ia menjalankan perannya sebagai khalifah, di mana ia pantang menyia-nyiakan potensi dan pantang berbuat kerusakan.
-  Kerja itu ibadah, dakwah, amanah, anugerah, kehormatan, pelayanan, panggilan, aktualisasi, potensi, dan seni. Setidaknya, ada sepuluh makna. Dan inilah kelebihan kita, karena literatur Barat tidak mengenal konsep kerja sebagai ibadah.

Ya, kerja itu ibadah. Demikian pula bisnis dan kuliah, itu semua ibadah. Asalkan niatnya dan caranya benar.

Rabu, 31 Agustus 2016

Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi Kantoran, Seminar Motivasi Pegawai

Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi Kantoran, Seminar Motivasi Pegawai


"When you find yourself on the side of the majority, it's time to PAUSE and reflect." (Mark Twain)
Di dalam seminar motivasi, pasti orang rata-rata alias mayoritas enggan belajar. Sebut saja, malas belajar. Kita hendaknya melakukan yang sebaliknya. Belajar. Berguru. Bermurid.

Seminar-Motivasi-Korporat-Seminar-Motivasi-Kantoran-Seminar-Motivasi-Pegawai

Seminar-Motivasi-Korporat-Seminar-Motivasi-Kantoran-Seminar-Motivasi-Pegawai

Jadilah guru dan jadilah murid. Ibaratnya, kita punya orangtua, tapi juga punya anak. Itu sangat menyenangkan. Bisa mengajar dan juga bisa belajar.

Catat ya. Orang yang belajar itu open-minded, awet muda, tidak mudah pikun.

Termasuk, kegiatan menulis. Ketika anda berhasil menangkap seekor kijang, maka ikatlah. Jika tidak, sia-sialah keletihan dan pengorbanan Anda. Menulis itu mengikat ilmu.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Senin, 29 Agustus 2016

Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Karyawan

Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Karyawan

"Bawalah cinta dalam bekerja!" Dalam sebuah seminar motivasi, itulah seruan saya. Tepatnya, cinta Anda terhadap seseorang.

Seminar-Motivasi-Pegawai-Seminar-Motivasi-SDM-Seminar-Motivasi-Karyawan

Ditilik dari sisi kesehatan, tatkala Anda mencintai seseorang, maka inilah hormon-hormon yang mungkin terpicu dan terpacu:
-       Testosteron. Selain meningkatkan libido, hormon ini juga meningkatkan gairah hidup. Pun menyehatkan jantung dan otak. Berhubung hormon ini memiliki dampak yang dahsyat, hendaknya berlandaskan cinta yang benar. Jika tidak, niscaya kehancuran akan segera terjadi.
-       Adrenalin. Hormon ini membuat orang merasa deg-degan sekaligus membuat orang siap berjuang. Sama seperti testosteron, hendaknya hormon ini berlandaskan cinta yang benar.
-       Dopamin dan serotonin. Kedua hormon ini membuat orang feel good, sehingga tetap enjoy ketika bekerja.
-       Oxytocin. Menariknya, hormon ini membuat orang merasa terikat, melekat, dan ingin merawat.


Seminar-Motivasi-Pegawai-Seminar-Motivasi-SDM-Seminar-Motivasi-Karyawan
Jelaslah sudah, ternyata cinta itu mendahsyatkan dan menyehatkan!

Kamis, 18 Agustus 2016

Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM

Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM

Seminar motivasi atau training motivasi diharapkan menjadi salah satu momentum perubahan bagi banyak orang. Salah satu motivator terbaik dunia adalah Tony Robbins. Alhamdulillah saya pernah mengikuti seminarnya di Australia, bahkan diajaknya naik ke panggung, lalu makan siang bareng. Ya, bersama peserta pilihan lainnya.
Seminar-Motivasi-Karyawan-Seminar-Motivasi-Pegawai-Seminar-Motivasi-SDM

Namun, sebuah insiden pernah terjadi di seminar motivasi dari Tony Robbins. Lebih dari 30 orang mengalami luka bakar saat mengikuti seminarnya. Mereka mengalami luka bakar dalam berbagai tingkatan, setelah motivator berusia 50-an tahun itu mengajak hadirin berjalan di atas bara api, sebagai latihan menghadapi rasa takut.
Seminar-Motivasi-Karyawan-Seminar-Motivasi-Pegawai-Seminar-Motivasi-SDM

Bara api tersebut ditebar Tony Robbins di luar Gedung Pertemuan Kay Bailey, Texas, Amerika Serikat, sebagai rangkaian seminar empat harinya yang bertajuk ‘Unleash The Power Within’. Panitia memaparkan kira-kira 7.000 orang ambil bagian dalam aksi tersebut dan hanya lima orang yang dilarikan ke rumah sakit karena meminta perawatan lebih lanjut. Ini sebagaimana dikutip Belfast Telegraph, pertengahan 2016.

Salah satu peserta, Jacqueline Luxemberg, menerangkan beberapa orang tidak berkonsentrasi penuh saat berjalan di atas bara api, karena mereka sibuk selfie dan meminta orang lain merekam aksinya. Petugas pemadam kebakaran mengatakan korban luka-Luka Langsung dirawat dalam satu unit bus yang terparkir di luar gedung. Sisanya dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans atau dirawat di bagian belakang gedung pertemuan.

Insiden tersebut jarang sekali terjadi di seminar Tony Robbins. Insiden terakhir terjadi pada 2012 di San Jose, California. Semoga berita ini tidak menyurutkan semangat Anda untuk mengikuti seminar atau pelatihan SDM manapun.





Seminar Motivasi bersama BI.

Senin, 15 Agustus 2016

Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai

 Seminar Motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai


Di Seminar motivasi pendidikan, saya sebagai Motivator Indonesia sering mengajak peserta untuk memiliki mental pemenang. Berusaha berpikir positif. Niscaya akan beruntung.

Alhamdulillah sejak 2010 sampai hari ini, di berbagai kesempatan saya membawakan seminar 7 Keajaiban Rezeki bareng Ary Ginanjar, Syafi’i Antonio, Aa Gym, Sandiaga Uno, Tung Desem Waringin, Bong Chandra, Merry Riana, Nurhayati Subakat (pemilik Wardah), Darnelly Guril (pemilik Arminareka), Heppy Trenggono, Habiburrahman El-Shirazy, Jamil Azzaini, dan lain-lain.

 Seminar-Motivasi-Kerja-Seminar-Motivasi-Karyawan-Seminar-Motivasi-Pegawa

Sebagai pembicara seminar, kesempatan ini merupakan nikmat tersendiri bagi saya. Satu hal yang sering saya bahas di seminar adalah soal mental pemenang. Dalam keseharian, mereka yang bermental pemenang kadang bersikap terbalik. Dan rupa-rupanya ini malah menjadi motivasi sukses bagi mereka. Positif.

Misalnya saja:

- Sakit, tapi masih bisa tersenyum.

- Gagal, tapi masih bisa bahagia.

- Bangkrut, tapi masih bisa bersyukur.

- Miskin, tapi masih mau berbagi.

 Seminar-Motivasi-Kerja-Seminar-Motivasi-Karyawan-Seminar-Motivasi-Pegawa

Memang tidak mudah, tapi bisa! 

Kita, orang Indonesia, harus bisa!





Untuk mengundang Ippho Santosa dalam in-house seminar, SMS 0812-704-9090.
Seminar Motivasi bersama BI.

Rabu, 10 Agustus 2016

Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat

Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat


Di seminar motivasi, saya kadang bertanya kepada peserta.

Kapan rezeki datang?

Sebenarnya, yah selalu datang.
Selagi kita masih ada umur.

Rezeki bukan soal gaji atau laba saja. Lebih luar dari itu.

Seminr-Motivasi-SDM-Seminar-Motivasi-Perusahaan-Seminar-Motivasi-Korporat
Seminar-Motivasi-Wirausaha-Seminar-Motivasi-Bisnis

Jangankan kita, hewan saja dijamin rezekinya. Jelek-jelek gitu, maling pun dijamin rezekinya. Yah, apalagi kita yang insya Allah orang baik-baik. Terlebih-lebih lagi kalau kita beriman.

Namun ada yang namanya rezeki tidak disangka-sangka. Sesuai namanya, tidak disangka-sangka, tapi datang seketika. Kapan datangnya? Saya pun berusaha mempelajari polanya, karena segala sesuatu ada polanya.

Alhamdulillah, sejak 2010 saya serius menulis tentang rezeki. Mulai buku 7 Keajaiban Rezeki sampai buku Percepatan Rezeki. Ada pula buku Magnet Rezeki. Akhirnya pola itu sedikit-banyak saya temukan.

Hm, apa saja polanya? Begini:
-  Setelah kita berserah diri kepada-Nya (tawakal)
-  Saat kita berusaha mematuhi perintah-Nya
-  Saat kita berusaha menjauhi larangan-Nya
-  Saat kita berikhtiar sungguh-sungguh

Itu pola umumnya, yang hampir semua orang sudah mengetahuinya.

Terus, apa pola khususnya? Ternyata banyak.

Saya berjanji akan sharing pola-pola khususnya di channel Telegram. Maka dari itu, ajaklah teman-teman kita untuk install Telegram dan bergabung di channel ipphoright (Telegram).

Klik >> telegram.me/ipphoright

Apalagi kita sama-sama tahu, saat kita sungguh-sungguh berharap orang lain membaik rezekinya, maka Dia Yang Maha Pemurah serta-merta memperbaiki rezeki kita. Dan ingat-ingatlah ini:

- Ingin cerdas, cerdaskan orang lain

- Ingin sukses, sukseskan orang lain

- Ingin doa terkabul, doakan orang lain

- Ingin dibantu Allah, bantu orang lain

- Ingin darah membaik, donor darah ke orang lain

- Dan seterusnya

Inilah kuncinya. Ketika Anda mengajak orang lain bergabung ke channel ini, niatkan sungguh-sungguh agar mereka membaik rezekinya. Istilah saya, berkah berlimpah. Sekali lagi, kuncinya pada kesungguhan niat.

Siap?



Untuk mengundang, klik www.ippho.com

Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi SDM

Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat, Seminar Motivasi SDM 


Di seminar motivasi kerja atau seminar motivasi diri, kadang saya mengajak semua peserta untuk mempelajari kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam (inner) dan tidak terlihat (invisible).
Seminar-Motivasi-Perusahaan-Seminar-Motivasi-Korporat-Seminar-Motivasi-SDM
Niat, visi, persistensi, konsistensi, cinta, kesetiaan, kebahagiaan, keimanan, dan keikhlasan, adalah kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam dan tidak terlihat, namun sangat menentukan apa-apa yang kemudian terlihat. Betul apa betul?

Contoh saja, sewaktu Anda mengamati gedung perkantoran yang megah atau lobi kantor yang mewah, ingatlah itu semua berawal dari visi seseorang. Ini adalah sesuatu yang sifatnya dari dalam dan tak terlihat.

Seminar-Motivasi-Perusahaan-Seminar-Motivasi-Korporat-Seminar-Motivasi-SDM

Terus, apa dampaknya bagi kita? Yah, kalau kita ingin mengubahi dan membenahi sesuatu, yah mulailah dari dalam. Demikianlah, semua yang outer dan visible, berasal dari inner dan invisible di mana ini jauh lebih kuat.

Lantas, siapa orang yang dapat membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini? Tidak lain, orang itu adalah pasangan Anda dan mentor Anda.

Sepengalaman saya, dua orang inilah yang benar-benar membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini. Pertanyaan saya, sudahkah Anda memilikinya?

Sekian dari saya, Ippho Santosa.